Linux adalah keluarga sistem operasi mirip Unix yang didasarkan pada kernel Linux, sebuah kernel sistem operasi yang pertama kali dikembangkan oleh Linus Torvalds pada tahun 1991. Kernelnya dirilis di bawah lisensi bebas dan sumber terbuka GNU GPL, memungkinkan siapapun untuk mengubah dan menyebarkannya kembali. Awalnya diperuntukkan bagi komputer pribadi berarsitektur Intel x86, Linux kini telah dikembangkan untuk lebih banyak platform komputer daripada sistem operasi lainnya.
Table of Contents
Sejarah dan Cikal Bakal
Cikal bakal Linux berawal dari Unix, sistem operasi yang dikembangkan pada tahun 1969 di Bell Laboratories. Unix menjadi populer karena desainnya yang baik dan portabilitasnya, namun sifatnya sebagai perangkat lunak berpemilik (proprietary) mendorong pengembangan alternatif yang bebas.
Dua proyek penting yang mendahului Linux adalah:
- Proyek GNU: Dimulai pada tahun 1984 oleh Richard Stallman dengan tujuan menciptakan sistem operasi mirip Unix yang sepenuhnya terdiri dari perangkat lunak bebas. Pada tahun 1990, sebagian besar komponen (seperti shell, compiler, dan pustaka) telah selesai, namun kernelnya masih belum ada.
- MINIX: Sistem operasi mirip Unix yang dirilis oleh Andrew S. Tanenbaum pada tahun 1987 untuk tujuan pendidikan. Meskipun kode sumbernya tersedia, modifikasi dan distribusinya pada saat itu dibatasi.
Kelahiran Linux oleh Linus Torvalds
Pada 25 Agustus 1991, seorang mahasiswa ilmu komputer di Universitas Helsinki bernama Linus Torvalds mengumumkan proyek hobi barunya di sebuah kelompok diskusi Usenet. Proyek ini adalah sebuah kernel sistem operasi. Awalnya, Linus ingin menamainya "Freax" (lakuran dari "free" dan "freak", serta merujuk pada Unix), namun seorang pengelola FTP bernama Ari Lemmke memilih nama "Linux" saat mengunggahnya secara daring.
Awalnya dirilis di bawah lisensi berpemilik yang melarang penggunaan komersial, Linus kemudian menyadari bahwa ini akan menghambat perkembangan. Pada Januari 1992, ia mengubah lisensinya menjadi GNU General Public License (GPL), sebuah langkah yang ia sebut sebagai "hal terbaik yang pernah saya lakukan."
Maskot resmi Linux, seekor penguin bernama Tux, dibuat oleh Larry Ewing pada tahun 1996 menggunakan GIMP.
Desain dan Arsitektur
Linux menggunakan kernel monolitik dengan desain modul yang dapat dimuat (loadable kernel modules). Ini berarti kernel menangani semua fungsi inti seperti sistem berkas, driver perangkat, dan jaringan. Fungsi-fungsi tingkat tinggi lainnya ditangani oleh proyek terpisah, terutama userland GNU (yang menyediakan shell dan utilitas dasar), yang membentuk sebuah sistem Linux yang lengkap. Sebuah sistem Linux modern biasanya juga dilengkapi dengan antarmuka pengguna grafis (GUI) yang berjalan di atas X Window System atau Wayland.
Distribusi Linux (Distro)
Karena kernel Linux dan komponen lainnya dirilis secara terpisah, proyek-proyek yang disebut distribusi Linux (distro) muncul untuk mengumpulkan semua perangkat lunak ini menjadi satu paket yang kohesif dan mudah dipasang. Sebuah distro biasanya mencakup kernel Linux, perangkat lunak sistem GNU, sistem manajemen paket (seperti APT atau DNF), dan lingkungan desktop (seperti GNOME atau KDE).
Beberapa distro yang populer antara lain:
- Debian
- Ubuntu (dan turunannya seperti Kubuntu, Xubuntu)
- Fedora
- Arch Linux
- Linux Mint
- Red Hat Enterprise Linux (RHEL)
- openSUSE
Penggunaan Populer dan Komersial
Linux mendominasi di berbagai sektor teknologi. Sejak tahun 2017, semua superkomputer dalam daftar TOP500 berjalan di atas Linux. Di pasar server dan komputasi awan, Linux adalah pemain utama, menjadi dasar dari kombinasi server populer LAMP (Linux, Apache, MySQL, Perl/PHP/Python).
Kesuksesan terbesar Linux di pasar konsumen adalah melalui sistem operasi Android buatan Google, yang menggunakan kernel Linux dan mendominasi pasar ponsel pintar secara global. Meskipun pangsa pasar di komputer desktop masih lebih kecil dibandingkan Windows, penggunaannya terus meningkat.
Komunitas dan Dukungan
Linux dikendalikan oleh pengembang dan komunitas penggunanya. Dukungan teknis biasanya didapatkan melalui forum internet, milis, dan grup percakapan IRC. Di banyak kota, asosiasi lokal yang dikenal sebagai Kelompok Pengguna Linux (LUG) atau di Indonesia sebagai Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) mempromosikan Linux dengan mengadakan pertemuan, pelatihan, dan dukungan teknis secara gratis.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa itu Linux?
Linux adalah keluarga sistem operasi mirip Unix yang didasarkan pada kernel Linux, sebuah kernel open-source yang pertama kali dikembangkan oleh Linus Torvalds pada tahun 1991.
Mengapa sering disebut GNU/Linux?
Anggota Yayasan Perangkat Lunak Bebas (FSF) berpendapat bahwa sistem operasi ini seharusnya disebut GNU/Linux karena kernel Linux digunakan bersama dengan banyak perangkat lunak dan utilitas dari Proyek GNU untuk membentuk sistem operasi yang fungsional.
Siapa yang menciptakan Linux?
Kernel Linux diciptakan oleh Linus Torvalds pada tahun 1991 sebagai proyek hobi saat ia menjadi mahasiswa di Universitas Helsinki, Finlandia.
Apa itu distribusi Linux (distro)?
Distro adalah sebuah paket sistem operasi lengkap yang menggabungkan kernel Linux dengan perangkat lunak sistem, aplikasi, dan manajer paket menjadi satu kesatuan yang mudah dipasang. Contohnya adalah Ubuntu, Fedora, dan Debian.
Di mana Linux paling banyak digunakan?
Linux mendominasi pasar server, komputasi awan, superkomputer, dan perangkat seluler (melalui Android). Penggunaannya di komputer desktop juga terus berkembang.
0 Komentar