Sejarah Lengkap Sistem Operasi Unix

Pengembang Ken Thompson, Dennis Ritchie, Brian Kernighan, Douglas McIlroy, dan Joe Ossanna di Bell Labs
Ditulis dalam Bahasa C dan Assembly
Keluarga OS Unix
Model sumber Secara historis tertutup, sekarang beberapa proyek (keluarga BSD, Illumos) bersifat sumber terbuka.
Rilis awal 1969
Jenis kernel Monolitik
Antarmuka Antarmuka baris perintah & Grafis (Sistem X Window)
Lisensi Hak milik (Proprietary)

Era 1960-an: Awal Mula dari Proyek Multics

Sejarah Unix berawal dari pertengahan 1960-an, ketika Massachusetts Institute of Technology (MIT), Bell Labs, dan General Electric mengembangkan sistem operasi eksperimental bernama Multics. Proyek ini bertujuan menciptakan sistem time-sharing yang memungkinkan banyak pengguna mengakses mainframe secara bersamaan. Namun, Bell Labs merasa frustrasi dengan ukuran dan kompleksitas Multics yang semakin besar.

Para peneliti terakhir dari Bell Labs yang meninggalkan proyek termasuk Ken Thompson dan Dennis Ritchie, memutuskan untuk mengulang pekerjaan tersebut dalam skala yang jauh lebih kecil. Thompson mulai merancang sistem baru yang menggunakan sistem berkas hierarkis seperti Multics tetapi menghilangkan konsep penyimpanan tingkat tunggal yang dianggapnya kurang efisien.

Pada tahun 1969, setelah Bell Labs menarik diri sepenuhnya, Thompson menemukan mesin PDP-7 yang jarang digunakan. Dibantu oleh Ritchie, ia mulai mengimplementasikan sistem operasi baru di mesin tersebut, yang pada awalnya dikembangkan untuk memainkan game video buatannya, Space Travel.

Era 1970-an: Kelahiran Unix dan Bahasa C

The X Window System with twm and a number of core X applications



Sistem operasi baru ini awalnya belum memiliki nama. Pada tahun 1970, nama Unics (Uniplexed Information and Computing Service)plesetan dari Multics diusulkan oleh Brian Kernighan, yang kemudian disingkat menjadi Unix. Dengan pendanaan untuk membeli mesin PDP-11/20 yang lebih kuat, Unix secara resmi diberi nama dan dijalankan pada platform baru ini.

Pada tahun 1973, sebuah langkah revolusioner terjadi: Versi 4 Unix ditulis ulang dalam bahasa pemrograman C, yang juga dikembangkan oleh Dennis Ritchie. Ini bertentangan dengan anggapan umum saat itu bahwa sistem operasi harus ditulis dalam bahasa assembly. Migrasi ke C membuat Unix menjadi portabel, artinya dapat dengan mudah dipindahkan ke platform komputasi lain.

Karena kebijakan antimonopoli, perusahaan induk Bell Labs, AT&T, tidak dapat menjual Unix sebagai produk komersial. Sebaliknya, mereka melisensikannya ke lembaga pendidikan dan perusahaan dengan biaya rendah, hanya menyertakan kode sumber. Hal ini menyebabkan Unix menyebar luas di kalangan akademis dan menjadi dasar bagi banyak penelitian dan pengembangan.

Era 1980-an: Komersialisasi dan Perang Unix

The DEC VT100 terminal, widely used for Unix timesharing

Pada awal 1980-an, ribuan orang telah menggunakan Unix. AT&T mulai melihat Unix sebagai produk komersial dan merilis UNIX System III pada tahun 1981, diikuti oleh UNIX System V. Pada saat yang sama, para peneliti di University of California, Berkeley, terus mengembangkan versi mereka sendiri, yang dikenal sebagai BSD (Berkeley Software Distribution), sebagai alternatif dari versi AT&T. BSD memperkenalkan banyak inovasi, terutama tumpukan jaringan TCP/IP yang menjadi dasar internet modern.

Munculnya banyak versi Unix yang berbeda (System V, BSD, Xenix, dll.) menyebabkan fragmentasi dan ketidakcocokan, sebuah periode yang dikenal sebagai "Perang Unix". Pelanggan dan vendor menuntut standarisasi. Sebagai respons, berbagai kelompok dibentuk untuk menciptakan standar, seperti X/Open dan IEEE dengan spesifikasi POSIX.

Era 1990-an: Standarisasi dan Kemunculan Pesaing

Unix workstations of the 1990s, including those made by DECHPSGI, and Sun

Perang Unix mereda pada awal 1990-an setelah pembentukan inisiatif Common Open Software Environment (COSE) pada tahun 1993, yang diikuti oleh penggabungan dua kubu utama (UI dan OSF) pada tahun 1994. Sebagian besar vendor komersial akhirnya menyatukan varian Unix mereka agar berbasis System V dengan banyak fitur dari BSD.

Sementara itu, dunia BSD melihat perkembangannya sendiri dengan munculnya turunan perangkat lunak bebas seperti 386BSD, yang kemudian menjadi nenek moyang dari FreeBSD, OpenBSD, dan NetBSD.

Pada tahun 1991, seorang mahasiswa bernama Linus Torvalds memulai pengembangan kernel baru yang terinspirasi dari Unix, yang ia sebut Linux. Menggunakan komponen dari proyek GNU, Linux dengan cepat menjadi alternatif sumber terbuka yang kuat bagi Unix komersial dan Microsoft Windows NT.

Pada tahun 1997, Apple, setelah gagal mengembangkan sistem operasi baru, mengakuisisi NeXT dan menggunakan sistem operasi mereka, NeXTSTEP (yang berbasis BSD), sebagai fondasi untuk Mac OS X. Ini menjadikan macOS sebagai sistem berbasis Unix yang paling banyak digunakan di pasar desktop.

Era 2000-an: Konsolidasi dan Litigasi

Meletusnya gelembung dot-com pada awal 2000-an menyebabkan konsolidasi besar-besaran di pasar Unix. Dari banyak varian komersial, hanya Solaris (Sun), HP-UX (HP), dan AIX (IBM) yang masih bertahan di pasaran. Pada saat yang sama, Linux mulai melampaui Unix di banyak sektor, terutama di pasar superkomputer.

Pada tahun 2003, SCO Group, yang mengklaim memiliki hak cipta atas kode sumber Unix, memulai serangkaian tuntutan hukum terhadap vendor Linux seperti IBM dan Novell. Pertarungan hukum yang panjang ini akhirnya dimenangkan oleh Novell pada tahun 2010, yang menegaskan bahwa Novell, bukan SCO, adalah pemilik hak cipta Unix.

Sejak saat itu, Linux telah menjadi sistem operasi mirip Unix yang dominan, sementara turunan BSD terus berkembang di komunitasnya sendiri. macOS tetap menjadi pemain utama di pasar desktop, mempertahankan warisan Unix-nya hingga hari ini.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa itu Unix?

Unix adalah keluarga sistem operasi multitasking dan multi-user yang sangat berpengaruh, dikembangkan pada tahun 1969 di Bell Labs oleh Ken Thompson, Dennis Ritchie, dan lainnya.

Apa hubungan antara Unix dan bahasa pemrograman C?

Unix pada awalnya ditulis dalam bahasa assembly, tetapi pada tahun 1973, sebagian besar ditulis ulang dalam bahasa C. Keduanya dikembangkan bersama di Bell Labs, dan portabilitas C memungkinkan Unix untuk dipindahkan ke berbagai platform perangkat keras.

Apa perbedaan utama antara Unix dan Linux?

Unix adalah nama untuk keluarga sistem operasi yang sebagian besar bersifat proprietary (berpemilik) dan berasal dari kode sumber asli AT&T. Linux adalah kernel open-source yang dibuat dari awal oleh Linus Torvalds, yang dirancang agar berfungsi seperti Unix tetapi tidak mengandung kode asli Unix.

Apa itu "Perang Unix"?

"Perang Unix" adalah periode pada akhir 1980-an hingga awal 1990-an di mana berbagai perusahaan vendor Unix bersaing untuk menjadikan versi mereka sebagai standar industri, yang menyebabkan fragmentasi dan ketidakcocokan.

Apakah macOS adalah Unix?

Ya, macOS adalah sistem operasi yang disertifikasi sebagai Unix. Dasarnya adalah Darwin, yang dibangun di atas teknologi dari NeXTSTEP dan BSD, keduanya merupakan turunan dari Unix.

Posting Komentar

0 Komentar